Kajian Akbar
Rumah Tangga Tanpa Prahara
Waktu Pelaksanaan
Sabtu, 11 Juli 2026 · 11:00
Lokasi
Masjid Al Wafa
Perumahan Permata Sukamukti, Katapang, Kab. Bandung.
Deskripsi Agenda
Ringkasan utama acara, materi, dan nuansa yang disampaikan pada poster atau caption.
Assalāmu'alaikum warahmatullāhi wabarakātuh. "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6) Rumah tangga tidak hancur dalam satu malam. Ia retak karena shalat mulai ditinggalkan, komunikasi berubah menjadi pertengkaran, anak-anak kehilangan teladan, dan suami istri semakin jauh dari Al-Qur'an. Yang paling menyedihkan, banyak keluarga tampak baik-baik saja di depan manusia, namun penuh luka di balik pintu rumahnya. Sudahkah rumah kita menjadi tempat yang menenangkan... atau justru tempat yang paling melelahkan? Mari hadir dalam Kajian Akbar Rumah Tangga Tanpa Prahara 🎙️ Bersama Mamah Dedeh (Da'i Nasional) Turut membersamai: • Ustadz Acep Sauqi, S.H. (Aa Gemoy Bandung) • Ustadz Hilman Abu Attaqy, M.Pd. 🗓 Sabtu, 11 Juli 2026 🕚 11.00 WIB s.d. selesai 📍 Masjid Al Wafa Perumahan Permata Sukamukti, Katapang, Kab. Bandung. ✨ Terbuka untuk umum. Jangan menunggu badai datang untuk belajar menjaga keluarga. Semoga Allah menjaga rumah-rumah kita dengan iman, kasih sayang, dan keberkahan. Silakan sebarkan kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang yang kita cintai. Jazākumullāhu khairan katsīrā. 🤲
Detail Tambahan
Informasi turunan dari sumber poster yang tetap relevan untuk peserta.
Materi Utama
Kajian Akbar
is online
Tidak
keterangan pemateri
nama: Mamah Dedeh · jabatan: Da'i Nasional · nama: Ustadz Acep Sauqi, S.H. · jabatan: Aa Gemoy Bandung, ketua majelis dzikir Al Wafa Bersatu
kontak informasi
nama: Hendra · nomor: 08812258354 · nama: Satya · nomor: 082317588919
otherTeachers
Ustadz Acep Sauqi, S.H. · Ustadz Hilman Abu Attaqy, M.Pd.
pembukaan kajian
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka... Rumah tangga tidak hancur dalam satu malam. Ia retak karena shalat mulai ditinggalkan, komunikasi berubah menjadi pertengkaran, anak-anak kehilangan teladan, dan suami istri semakin jauh dari Al-Qur'an. Yang paling menyedihkan, banyak keluarga tampak baik-baik saja di depan manusia, namun penuh luka di balik pintu rumahnya. Sudahkah rumah kita menjadi tempat yang menenangkan... atau justru tempat yang paling melelahkan?
penutup kajian
Jangan menunggu badai datang untuk belajar menjaga keluarga. Semoga Allah menjaga rumah-rumah kita dengan iman, kasih sayang, dan keberkahan. Silakan sebarkan kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang yang kita cintai. Jazākumullāhu khairan katsīrā.
referensi utama
QS. At-Tahrim: 6
sponsor atau partner
alQosbah · Info Kajian Bandung Raya · IKB · AnQueela Syafajuma