Nongkrong Tobat Santrendelik
Ya Allah, Pokoknya Harus Sama Dia.
Waktu Pelaksanaan
Kamis, 4 Juni 2026 · 20:00
Lokasi
Santrendelik
Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang
Pemateri
Deskripsi Agenda
Ringkasan utama acara, materi, dan nuansa yang disampaikan pada poster atau caption.
Kalimat yang menunjukkan betapa besarnya harapan seseorang terhadap seseorang yang ia cintai. Sampai-sampai dalam doanya, yang diminta bukan lagi yang terbaik menurut Allah, melainkan yang diinginkan oleh dirinya. Padahal hidup sering mengajarkan bahwa tidak semua yang kita inginkan adalah yang kita butuhkan. Dan tidak semua yang kita perjuangkan mati-matian adalah yang terbaik untuk masa depan kita. Lalu bagaimana Islam memandang harapan terhadap pasangan? Apakah salah jika kita menginginkan seseorang? Di mana batas antara cinta, ikhtiar, dan obsesi? Dan bagaimana cara tetap tenang ketika kenyataan ternyata tidak sesuai dengan harapan? InsyaAllah pertanyaan-pertanyaan tersebut akan kita kupas bersama pada Nongkrong Tobat Santrendelik "Ya Allah, Pokoknya Harus Sama Dia." Hari, tanggal : Kamis 4 juni 2026 Jam : 20.00 WIB - selesai Tempat : Santrendelik, Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang. https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8 Bersama KH. @mohali_makruf S.HI, M.SI Nongkrong Tobat akan dipandu oleh MC andalan telat kondang, Kang @durduryanto dan Ning @putri_ipl serta dimoderatori oleh Ning @araaudy Nongkrong kali ini juga akan diiringi musik asik dari Lukmankustik @lukman.khk FREE!! Terbuka untuk umum. Free makan, minum, snack. Ajak geng tongkronganmu juga, ya.
Detail Tambahan
Informasi turunan dari sumber poster yang tetap relevan untuk peserta.
Materi Utama
Nongkrong Tobat Santrendelik
google maps link
https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8mc
Kang @durduryanto · Ning @putri_ipl
moderator
Ning @araaudy
musik pengiring
Lukmankustik @lukman.khk
narasi pembuka
Kalimat yang menunjukkan betapa besarnya harapan seseorang terhadap seseorang yang ia cintai. Sampai-sampai dalam doanya, yang diminta bukan lagi yang terbaik menurut Allah, melainkan yang diinginkan oleh dirinya. Padahal hidup sering mengajarkan bahwa tidak semua yang kita inginkan adalah yang kita butuhkan. Dan tidak semua yang kita perjuangkan mati-matian adalah yang terbaik untuk masa depan kita. Lalu bagaimana Islam memandang harapan terhadap pasangan? Apakah salah jika kita menginginkan seseorang? Di mana batas antara cinta, ikhtiar, dan obsesi? Dan bagaimana cara tetap tenang ketika kenyataan ternyata tidak sesuai dengan harapan? InsyaAllah pertanyaan-pertanyaan tersebut akan kita kupas bersama.
Penyelenggara
Santrendelik Autentik
sponsor mitra
UKSA · KN Kopi Resources · Realsa · Lesan Annes · Young & Cult · S.I.M.